Pakan Kelinci Terbaik Untuk Yang Pemula

Pakan Kelinci Terbaik - Berdasarkan penelitian, kelinci diberkahi kemampuan biologis yang mengagumkan. Hal ini ditandai dengan kemampuannya untuk beranak dengan selang waktu yang pendek, melahirkan anak yang banyak serta mampu hidup juga berkembang biak hanya dengan komponen vegetasi hijau juga limbah pertanian.

Pakan Kelinci Terbaik Untuk Yang Pemula

Pakan kelinci memang cukup mudah didapati dalam keseharian manusia misalnya rerumputan hijau, leguminosa, wortel, kubis, dedak, ampas tahu, onggok dan masih banyak lagi lainnya. Kelinci termasuk hewan yang tingkat produktifitasnya ikut ditentukan oleh pakannya. Karenanya, jika ingin serius memelihara ataupun menternakkan kelinci, Anda tentu harus memahami seluk-beluk pakan kelinci.

Perhatikan Kebutuhan Gizi

Kelinci diketahui membutuhkan zat gizi dalam jumlah yang variatif, tergantung jenis kelincinya. Menurut beberapa ahli, kebutuhan protein kelinci berkisar antara 12% hingga 18%. Angka 12% adalah kebutuhan terendah terhadap protein yang terjadi pada kelinci dewasa.

Baca juga : jenis penyakit kelinci

Sedangkan angka 18% adalah tingkat kebutuhan protein tertinggi kelinci yang biasanya terjadi pada kelinci indukan yang sedang menyusui. Selain protein, kelinci juga membutuhkan lemak juga serat kasar. Nilainya cukup variatif, tergantung kondisi kelinci.

Mencermati kebutuhan di atas, pemberian pakan kelinci diharapkan bisa memenuhi kalkulasi gizi yang dibutuhkan. Adapun pakan  utama kelinci yang bisa dipakai oleh peternak adalah rumput lapangan, sintrong, daun ubi jalar, daun pisang, saun wortel, kubis, daun kangkung, daun lamtoro, daun turi, jukut loseh dan masih banyak lahi lainnya. Di antara makanan tersebut, ditemukan bahwa pakan kelinci terbaik dari kelompok vegetasi hijau adalah rumput lapangan.

Berikan Pakan Tambahan

Selain pakan utama, kelinci juga bisa diberikan pakan tambahan seperti limbah pertanian serta limbah industri pertanian. Untuk limbah pertanian, sisa wortel, sisa ubi jalar, dan lain-lain bisa diberikan sebagai selingan.

Menurut para ahli, wortel juga bisa dijadikan pakan kelinci yang utama jika lokasi pemelihara berada di kota dengan ruang sempit macam Jakarta. Untuk pakan kelinci dari limbah industri seperti dedak, onggok, ampas tahu dan lain-lain. Makanan ini baik dijadikan pendamping pakan kelinci yang utama.

Selain itu, pakan tambahan kelinci juga bisa berupa konsentrat seperti pellet (pakan hasil racikan pabrik) dan atau pakan hasil racikan sendiri berupa campuran beberapa bahan yang memiliki kandungan gizi yang baik. Pola pemberian pakan konsentrat atau pakan tambahan sekitar 20% hingga 40%. Sedangkan pemberian pakan utama idealnya mulai 60% sampai 80% dari jumlah total pakan.

Beberapa Kendala

Terdapat beberapa kendala yang muncul terkait pakan kelinci antara lain pemberian pakan hijau yang bisa menyebabkan kembung serta mencret. Kondisi ini rawan terjadi apabila pakan diberikan dalam kondisi basah.

Solusinya adalah dengan menunggu sampai vegetasi hijau seperti rerumputan dan dedaunan layu terlebih dahulu baru kemudian diberikan kepada kelinci. Kendala lainnya adalah getah beberapa vegetasi hijau yang bisa memicu gatal-gatal serta mengganggu kesehatan mulut kelinci. Solusinya adalah dengan mencacah pakan hijau terlebih dahulu untuk mengurangi kandungan getah.

Perhatikan Kebutuhan Air

Sepaket dengan pakan kelinci, kebutuhan air juga harus dipenuhi dengan baik sebab air penting dalam membatu proses pencernaan juga penyerapan nutrisi pakan.

Oleh sebab itu, penting kiranya untuk menyediakan wadah air yang bersih di dalam masing-masing kandang kelinci. Terlebih bagi kelinci yang sedang menyusui, air merupakan komponen utama untuk membantu efektifitas reproduksi kelenjar susu kelinci.

Waktu Tepat Untuk Pakan Yang Tepat

Selain memilah pakan terbaik untuk kelinci, hal lain yang wajib diketahui adalah waktu untuk memberikan pakan tersebut. Menurut para ahli, pemberian makan pada kelinci sebaiknya tiga kali dalam sehari. Meski jumlah makanan untuk kelinci bersifat ad libitum atau tidak terbatas, namun saran terbaik untuk memberinya pakan secara berangsur juga patut untuk dipraktekkan.

Pemberian pakan pertama adalah pellet atau pakan konsentrat di jam 10.00 pagi hari. Selanjutnya, pemberian pakan kelinci dilakukan sekitar jam 13.00. Pada tahap kedua ini, kelinci diberi pakan hijau sebanyak 1/3 dari total pakan. Waktu terakhir adalah pukul 18.00.

Berikan kelinci Anda pakan hijau sebanyak 2/3, yang merupakan sisa dari pemberian pakan di waktu ke dua. Dengan pembagian waktu ini, diharapkan efisiensi serta efektifitas pemberian pakan kelinci bisa lebih maksimal.

0 komentar